Kecanggihan Yang Dihadirkan Oleh Vivo Smartphone

Vivo adalah sebuah perusahaan elektronika asal Dongguan, Guangdong, Tiongkok. Perusahaan ini adalah anak dari BBK Electronics. Dikomandoi oleh Shen Wei, perusahaan ini memproduksi ponsel pintar, perangkat sandang, dan layanan berbasis digital. BBK Electronics juga memiliki Oppo, Realme dan OnePlus. Perusahaan Vivo mengembangkan perangkat lunak untuk ponsel, didistribusikan melalui App Store vivo, dengan iManager termasuk dalam proprietary mereka, sistem operasi berbasis Android, Funtouch OS.

Sejarah Vivo didirikan pada tahun 2009, di Dongguan, Cina, dan dinamai untuk kata Esperanto untuk “life” Pada kuartal pertama 2015, Vivo menduduki peringkat teratas di 10 pembuat smartphone terbaik, mencapai pangsa pasar global sebesar 2,7%. Selain itu vivo juga menggandeng beberapa artis untuk menjadi brand ambassador produknya seperti Agnes Monica, Maudi Ayunda, Afgan, hingga terbaru Sheryl Sheinafia.

Baca Juga >>  Bulan Januari 2021, Aplikasi Telegram Nomor Satu Paling Banyak Diunduh

Vivo sendiri juga memiliki beberapa spesifikasi kelebihan dan kekurangan diantaranya adalah, hadir dengan berbagai inovasi. Salah satu yang membuat HP Vivo menarik adalah karena Vivo terkenal sebagai vendor yang tergolong inovatif. Betapa tidak, tim pengembangan dan penelitian Vivo tergolong bagus, bahkan bisa jadi pionir dalam menghadirkan berbagai teknologi terkini. Contoh paling mudahnya adalah kehadiran kamera tersembunyi di Vivo Apex, sebuah ponsel demo yang tidak dijual Vivo. Sistem kamera tersembunyi itu kemudian dilanjutkan di Vivo Nex S dan Vivo Nex A yang di pasaran. Di Indonesia, sistem kamera tersembunyi yang bisa muncul, atau istilah Vivo disebut sebagai elevating camera, hadir secara resmi lewat Vivo V15.

Baca Juga >>  Teknologi Terbaru dari Kompor Konvensional Menjadi Kompor Modern

Selain itu, Vivo juga yang memperkenalkan sistem sensor sidik jari yang ada di dalam layar atau under display fingerprint (UDF). Banyak vendor lain yang kemudian menerapkan teknologi ini di HP mereka. Vivo sendiri menghadirkan HP dengan UDF secara resmi di Indonesia lewat perangkat Vivo V11 Pro. Vivo juga memperkenalkan konsep HP dua layar lewat Vivo Nex Dual Display. Perangkat yang satu ini memiliki layar di bagian depan dan bagian belakang. Dengan perangkat ini Vivo menawarkan sebuah HP yang menghadirkan layar penuh di satu sisi tetapi juga di sisi lain tetap mempertahankan kamera untuk selfie (yang sekaligus jadi kamera utama) di bagian layar kedua. Kamera Depan dan Belakang Umumnya Baik, Teknologi Dual Engine Fast Charging , Branding Cukup Kuat, Harga yang Kini Bersaing.

Baca Juga >>  Perbedaan Mendasar Android dan Apple Yang Perlu Diketahui

Meskipun HP Vivo memiliki desain yang menarik, baik V seri maupun Y seri banyak yang masih menggunakan bodi plastik. Hal ini kadang membuat HP Vivo terasa kurang kokoh. Tidak semua memang tetapi sebaiknya Vivo mulai juga memperhitungkan build quality ponsel yang mereka jual. Dengan build quality yang baik tentu ini akan membuat HP Vivo memiliki nilai lebih.

Baca Juga >>  Perkembangan Porsche Turbo 1975 Hingga Sekarang

FunTouchOS yang Mirip iOS, HP Vivo hadir dengan tampilan UI Funtouch yang tentu berbasi Android. UI Funtouch ini sebenarnya tergolong menarik dan memiliki banyak fitur. Sayangnya, tampilan antarmuka Funtouch cenderung mirip dengan iOS. Hal ini membuat Funtouch kurang terasa inovatif dan hanya menduplikasi tampilan iOS saja. Memang tidak ada yang salah mendesain UI Android yang mirip dengan iOS. Hanya saja, sebaiknya Vivo mulai membuat Funtouch OS yang lebih inovatif dan membuat Funtouch memiliki daya tarik lain dibandingkan UI yang dikembangkan pihak lain. Jadi, tidak hanya semata-mata karena mirip iOS saja jualan Funtouch OS-nya.

Baca Juga >>  Huawei di Indonesia Hadapi Persaingan Yang Ketat

Vivo hanya Fokus ke HP Kelas Menengah, Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Vivo memiliki tiga kelas ponsel. Ketiga kelas tersebut adalah kelas high-end yang diisi oleh Vivo X seri (Vivo X21, Vivo X23) dan Nex seri, kelas middle-end yang diisi Vivo V seri, dan kelas low-end yang diisi Y seri. Sayangnya, Vivo Indonesia hanya mendatangkan secara resmi Vivo V seri dan Vivo Y.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *